Kamis, 31 Desember 2015

05.19
Jam dinding menunjukan pukul 20.00,dan ayahku tak kunjung pulang. Ibu sangat khawatir karena ayah tidak mengabari sebelumnya. Ibu mencoba telp ayah tapi selalu di luar area,ibu semakin khawatir. Namun pukul 21.00 akhirnya ayah pulang dengan wajah yang sangat berseri

“Assalamualaikum“ ucap ayahku

“Waalaikumsalam yah,kenapa jam segini baru pulang ? “ jawab ibu ku.

“Ayah tadi habis mengantre tiket di sebuah tempat di kota Jogja untuk kita liburan tanggal 31 besok,disana ada stand up comedy dan acara kembang api yang tidak biasa”

Aku yang mendengar ucapan ayahku ,menjadi bahagia. Walaupun suara ayahku terdengar samar – samar tapi aku bisa mendengar kata liburan dan stand up comedy .

Malam itu ,aku bahagia tiada tara setelah ku tahu pengisi acara stand up comedy ada Indra Frimawan yang menjadi juara 3 SUCI 5. Ku akui , aku adalah penggemar berat Indra Frimawan.

Lalu jam 22.00 aku mencoba untuk tidur,namun tidak bisa karena kepikiran oleh kejutan kecil dari ayah. Masih asyik berimajinasi tentang apa yang akan terjadi besok,seketika lampu mati. Karena aku takut gelap,segera ku hidupkan lampu teplok dan kupaksa memejamkan mata ku untuk bergegas pergi ke dunia khayal.

Keesokan hari nya aku bangun jam 5.00 untuk pergi Shalat Subuh seperti biasa,namun setelah nya karena kuingat ini hari libur maka aku bergegas untuk tidur kembali. Jam 11.00 siang aku terbangun dan melihat ibu sedang memasukan pakaian untuk kami sekeluarga karena rencana nya kami akan menginap selama 1 hari di sebuah hotel di dekat acara tersebut.

Bruum brummm !

Tiba tiba terdengar suara motor,aku mengenal suara motor itu tapi aku lupa siapa pemiliknya
“Evan ! Evan ! ayo main ke warnet”

Ternyata Andy,teman ku sedari SD yang mengajakku untuk bermain Game Online. Segera aku meminta ijin untuk main kepada ibu dan langsung tancap gas. Karena member ku masih 6 jam dan aku adalah orang yang gampang terbawa suasana,aku bermain hingga pukul 17.00

“Untung tidak dimarahin” pikirku. Kuiringi dengan mengambil pakaian untuk mandi dan Shalat Ashar.

Malam hari nya ,aku sudah merengek tidak sabar untuk segera berangkat,namun permintaan ku baru terkabul pada pukul 20.00 . Aku berharap komika favorit ku belum tampil,karena saat sampai Magelang jalanan macet total oleh konvoi moge yang keliling kota .

Kami tiba di tempat pukul 23.30 ,cukup cepat memang karena waktu jalanan kosong ayahku menyetir seperti orang kerasukan,yang cepatnya mungkin sama seperti di film The Flash. Setiba nya di lokasi,untung komika favorit ku baru naik panggung jadi aku segera mengambil kursi yang disediakan dan duduk sambil menikmati sebuah makanan ringan yang kubawa dari rumah.

“Gimana van? Kamu suka kan ?”

Ayahku bertanya dengan suara besarnya yang hampir membuat aku tersedak karena kaget.
“Iya aku suka yah,makasih ya yah” jawabku sambil sedikit batuk karena tersedak makanan ringan tadi.

Setelah komika favorit ku tampil,lalu MC datang ke atas panggung seperti akan mengumumkan sesuatu …

“Ya ,setelah ini adalah acara yang kita tunggu tunggu . Parade kembang api ! , kurang 15 detik menuju tahun baru , kita akan hitung sama sama dalam hitungan 10 ! 9! 8! 7! 6! ….. 1! HAPPY NEW YEAR “

Kembang api meluncur dengan senangnya menuju angkasa selama 1 menit dan kembang api terakhir sangatlah keren menurutku karena bertuliskan

HAPPY NEW YEAR 2016

Tulisan itu berada di langit , sangatlah keren .

Pukul 00.30 kami sekeluarga bergegas untuk mencari penginapan karena besok masih berlibur ke Jogja Bay .

Di depan terminal Jombor ,ayah ku me macu kuda besi nya dengan cepat. Entah apa yang dipikirkannya,namun ibu sudah mengingatkan untuk pelan pelan agar tidak terjadi apa apa.

Saat berada 50 m setelah terminal,mobil kami menabrak pembatas jalan yang terbuat dari beton dengan keras . DUARRRRRR ! suara itu mengheningkan seisi mobil .

Kami semua dilarikan ke rumah sakit terdekat agar segera mendapat pertolongan , namun nasib buruk sedang datang pada keluarga ku. Ayahku meninggal dan Ibu sedang di ruang IGD dengan darah mengucur deras di sekitar kepala nya karena terbentur dashboard mobil dengan keras.

Aku yang duduk dibelakang hanya mengalami luka ringan di kepala, aku sedih dan aku merasa menyesal. Aku sempat berpikir jika kami tidak liburan ,maka keluarga kami tidak akan tertimpa musibah. Kembang api yang membuat hati gembira semalam,kini berubah menjadi kesedihan



TAMAT……

0 komentar:

Posting Komentar